Akui Tak Ada Keluhan Pasca Disuntik, Ketua IDI Beber Jadwal Vaksinasi Dosis Kedua
Nasional
Vaksin COVID-19

Vaksin Corona dari Sinovac merupakan tipe double doses sehingga perlu 2 kali penyuntikan untuk mendapatkan efek kekebalan maksimalnya. Lantas kapan jadwal penyuntikan dosis kedua?

WowKeren - Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat publik menerima suntikan vaksin COVID-19 perdana pada Rabu (13/1) hari ini. Salah satu yang menerima adalah Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Muhammad Faqih yang kekinian mengaku tak merasakan efek samping apapun pasca penyuntikan vaksin.

"Alhamdulillah setelah disuntik dan dievaluasi 30 menit, bahkan mungkin lebih ya itu, tidak ada keluhan apa-apa," terang Faqih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Faqih pun mengaku saat ini dalam kondisi baik.

Bukan cuma Faqih, rupanya perasaan serupa juga disampaikan penerima vaksin lain. "Yang lain juga tidak ada keluhan karena kita tadi bareng-bareng sambil menunggu pers konferensi. Alhamdulillah tidak ada apa-apa," ujar Faqih, seperti dilansir dari MedCom.


Pada kesempatan tersebut, Faqih yang menerima suntikan vaksin Sinovac tepat setelah Jokowi itu juga mengungkap soal jadwal vaksinasi dosis kedua. Sebab, seperti diketahui, vaksin dengan merek dagang CoronaVac itu bersifat double doses, atau dengan kata lain harus diberikan dalam 2 kali suntikan untuk mencapai kekebalan maksimal yang diharapkan.

Terkait hal tersebut, Faqih menyebut vaksinasi COVID-19 dosis kedua akan dilakukan pada Rabu (27/1) mendatang. "Dua minggu setelah disuntik pertama," tutur Faqih menjelaskan pemilihan tanggal tersebut.

Indonesia memang memulai program vaksinasi COVID-19 per Rabu (13/1) hari ini. Digelar di Istana Merdeka, Presiden Jokowi menjadi penerima pertama diikuti dengan sejumlah tokoh nasional seperti Daeng, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Jokowi menegaskan bahwa vaksinasi yang digelar hari ini merupakan bentuk ikhtiar sang presiden untuk segera mengakhiri pandemi COVID-19. Ia pun menegaskan bahwa vaksin yang dipakai sudah dipastikan keamanan, kemanjuran, dan efek sampingnya oleh BPOM. Tak hanya itu, MUI juga telah memastikan vaksin COVID-19 Sinovac ini halal dan suci.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts