Anies Sebut Banjir Jakarta Surut Atas Izin Allah, Ferdinand Hutahaean: Sama Saja Menyerah dan Pasrah
Instagram/ferdinand_hutahaean
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai pernyataan Anies tersebut sama saja menunjukkan bahwa sang Gubernur menyerah dan hanya bisa pasrah kepada Tuhan.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa banjir di wilayah Ibu Kota telah surut 100 persen pada Senin (22/2) dini hari kemarin. Anies pun menyebut bahwa banjir Jakarta dapat surut dengan cepat atas izin Allah.

"Alhamdulillah atas izin Allah, pada hari Minggu, satu hari kemudian 99,9 persen surut," terang Anies di Balai Kota DKI pada Senin. "Ini terjadi lewat kerja keras seluruh jajaran untuk melakukan pemompaan di tempat-tempat yang terdampak, kemudian hari Senin dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut."

Pernyataan Anies tersebut lantas disindir oleh mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Menurut Ferdinand, pernyataan Anies tersebut sama saja menunjukkan bahwa sang Gubernur menyerah dan hanya bisa pasrah kepada Tuhan.

"Bagi pemikiran saya, jika Gubernur sudah ke luar pernyataan atas izin Allah untuk sesuatu yang butuh tindakan, sama saja artinya pernyataan itu menunjukkan yang bersangkutan menyerah dan tak mampu lagi melakukan apa-apa kecuali berpasrah pada Allah," jelas Ferdinand dilansir CNN Indonesia pada Selasa (23/2).


Lebih lanjut, Ferdinand menilai bahwa mengatasi banjir di Jakarta tak bisa dilakukan hanya dengan berpasrah kepada Tuhan. Menurut Ferdinand, Gubernur harus bertindak dan melakukan sesuatu supaya banjir tak kembali melanda Jakarta.

Anies sendiri dinilainya hanya sekadar menunggu banjir surut dan tak melakukan upaya yang besar. Ferdinand menyebut tindakan Anies itu sama saja dengan pasrah menunggu air surut tanpa bekerja dengan konkret menangani banjir.

"Tapi apakah karena itu izin Allah lantas kita diam saja tak berbuat sesuatu? Atau sebetulnya Anies sudah menyerah sebagai Gubernur?" kata Ferdinand. "Jangan-jangan Anies memang sudah menyerah makanya jurus terakhirnya adalah berpasrah pada Allah."

Oleh sebab itu, Ferdinand meminta Anies untuk tidak banyak bicara dan mengurangi pamer penanganan banjir di Jakarta. Menurutnya, banyak kata-kata Anies yang terkesan sombong namun berbeda dengan realita di lapangan.

"Mulai dari banjir surut 6 jam, Cipinang Melayu tak banjir lagi setelah bertahun-tahun banjir," pungkas Ferdinand. "Tapi faktanya banjir surut sampai 2 hari dan Cipinang Melayu banjir besar."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts