Jakarta Banjir, Pemprov DKI Bakal   Periksa Pihak Developer
Instagram/dprddkijakarta
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, ada pihak developer atau pengembang tertentu yang kehadirannya justru membawa masalah lingkungan di Ibu Kota.

WowKeren - Banjir sempat melanda wilayah DKI Jakarta pada akhir pekan lal. Terkait banjir ini, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi data developer atau pengembang di wilayah Ibu Kota.

"Kami mengadakan rapat, kami akan mengecek berapa banyak perusahaan swasta atau developer yang dibangun di Jakarta," terang Riza kepada awak media pada Selasa (23/2). "Yang memberikan kontribusi positif terhadap lingkungannya, maupun yang memberikan kontribusi negatif terhadap lingkungannya."

Menurut Riza, ada developer tertentu yang kehadirannya justru membawa masalah lingkungan di Ibu Kota. "Ada kehadiran developer justru meningkatkan perbaikan infrastruktur bagi kepentingan masyarakat sekitar. Tapi ada juga developer yang hadir di Jakarta ini, justru kehadirannya mengakibatkan masalah di lingkungan sekitarnya," ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.

Oleh sebab itu, Riza memastikan pihak developer tersebut akan dipanggil jika nantinya ditemukan dampak negatif dari pembangunan gedung atau suatu kawasan. Dengan demikian, para developer tersebut bisa ikut bertanggungjawab atas masalah lingkungan yang mereka timbulkan sendiri.


"Sedang kita inventarisir, pada waktunya nanti kita akan panggil, kita akan diskusikan, supaya para developer ikut bertanggung jawab atas berbagai masalah," terang Riza. "Tidak hanya masalah banjir, masalah macet, dan masalah lingkungan lainnya. Kita akan cek, kita akan teliti kembali."

Riza juga tak menutup kemungkinan pemberian sanksi bagi pihak pengelola yang kedapatan berasalah. Pemprov DKI juga akan memeriksa kembali izin yang dimiliki para developer tersebut.

"Siapa pun nanti yang bersalah harus diberi sanksi, ada mekanisme dan aturannya harus ikut bertanggung jawab untuk membantu," pungkas Riza. "Tidak sedikit ya termasuk dicek lagi IMB-nya, AMDAL-nya, lalinnya segala macam, sertifikat layak huninya, dan sebagainya."

Sebelumnya, kawasan Kemang di Jakarta Selatan dilanda banjir setinggi 1 hingga 2,3 meter pada Sabtu (20/2) pekan lalu. Banjir tersebut terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Jumat (19/2) malam. Warga juga menduga banjir terjadi akibat luapan air dari Kali Krukut.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts