Racik Petasan Jelang Lebaran Kembali Makan Korban, Warga Kediri Sampai Tewas Terbelah
Unsplash/Kayla Farmer
Nasional
Idul Fitri 2021

Sejumlah warga mempersiapkan petasan demi meramaikan suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Namun aksi meracik petasan ini malah menjadi tragedi yang sampai menewaskan orang.

WowKeren - Menyalakan petasan seperti sudah menjadi tradisi untuk menemani malam Lebaran yang jatuh pada Rabu (12/5) kemarin. Namun siapa menyangka niat meramaikan Lebaran malah bisa berujung tragedi bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Bila sebelumnya di Kebumen insiden ledakan petasan menewaskan 3 orang, di Kediri ada satu korban jiwa yang ditimbulkan. Namun kerasnya ledakan yang ditimbulkan dilaporkan sampai membuat badan korban tersebut terbelah menjadi dua bagian.

Tak hanya itu, rumah orangtua korban juga rusak berat dengan kaca-kacanya yang pecah. Keluarga korban pun masih syok atas peristiwa yang terjadi saat Rabu malam itu.

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, habis salat Isya, saat malam takbiran," terang Kasatreskrim Polres Kediri, Iptu Rizkika Atmadha, kepada Detik News, Kamis (13/5). "Mungkin waktu selesai memadati petasan, ledakan akhirnya terjadi."

Kasus ini pun dikembangkan oleh pihak kepolisian dan kini berujung mengamankan 3 orang. "Iya, sudah kita amankan 3 orang dan kita periksa," tutur Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono.


Ketiganya adalah Wildan, Ahmad Junaidi, dan Yunus yang merupakan teman korban dalam meracik petasan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Wildan mengajak Ahmad Junaidi dan Yunus untuk urunan membeli bahan mentah petasan.

"Namun berdasar pemeriksaan secara lebih lanjut, Ahmad Junaidi dan Yunus hanya ditetapkan sebagai saksi. Sedangkan Wildan ditetapkan sebagai tersangka," tegas Lukman.

Tak dijelaskan mengapa Wildan ditetapkan sebagai tersangka alih-alih saksi seperti yang lain. Namun dari hasil penggeledahan Wildan, petugas menemukan barang bukti berupa petasan yang akan dibuat korban dan masih disimpan oleh yang bersangkutan.

"Semoga ini menjadi pelajaran bagi warga agar tidak bermain dengan petasan," ujar Lukman. "Karena sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, terutama di hari Idul Fitri seperti ini."

Peristiwa ledakan petasan jelang Idul Fitri ini sudah terjadi beberapa kali. Selain di Kebumen dan Kediri, insiden nahas serupa juga terjadi di Tulungagung hingga menewaskan 2 orang.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts