Singapore Open Batal Bikin Rugi Bulu Tangkis RI, PBSI Bakal Gandeng Asia Protes BWF
Pixabay/Salman Hossain Saif
Nasional

Batalnya Singapore Open 2021 menyebabkan pasangan ganda campuran Hafiz/Gloria batal ke Olimpiade Tokyo. PBSI pun menyiapkan langkah untuk memprotes BWF.

WowKeren - Bulu tangkis Indonesia kembali dibuat goyah dengan keputusan terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Pasalnya federasi tersebut meniadakan Singapore Open 2021 dengan dalih pandemi COVID-19, yang merupakan turnamen kualifikasi penting untuk atlet bulu tangkis Indonesia jelang Olimpiade Tokyo pertengahan tahun nanti.

Lebih spesifik, yang sangat dipengaruhi adalah kans pasangan ganda campuran Gloria Emanuelle Widjaja/Hafiz Faizal ke Olimpiade Tokyo. Menanggapi hal tersebut, Kabidbinpres Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rionny Mainaky, mengaku siap memprotes BWF.

Mainaky tidak menampik pihaknya sudah memperkirakan Singapore Open 2021 akan dibatalkan. "Apalagi, melihat aturan Pemerintah Singapura dengan protokol kesehatannya yang ketat, sangat tidak memungkinkan bagi atlet untuk bisa tampil maksimal," terang Mainaky dalam rilis persnya, dikutip pada Kamis (13/5).

"Jadi saya kira wajar saja, kalau BWF akhirnya membatalkan turnamen Singapura Terbuka. Pembatalan itu memang keputusan yang tepat," sambungnya. "Walau hal tersebut sangat merugikan bagi pemain kita, terutama bagi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang tengah berjuang agar lolos ke Olimpiade Tokyo."

Kendati demikian, Mainaky tetap menyayangkan pembatalan ini karena merugikan Indonesia menjelang Olimpiade Tokyo. "Dengan batalnya Singapura Terbuka, tidak ada kesempatan lagi bagi atlet kita untuk bisa menguji kemampuan sebagai ajang pemanasan terakhir menuju Olimpiade Tokyo," tuturnya.


"Soal protes ke BWF, memang harus dikaji dulu. Kalau memang perlu, PBSI akan layangkan surat kepada BWF untuk peninjauan," imbuhnya. "Atau kalau memang layak untuk protes, akan kita lakukan."

Bahkan, Mainaky menyatakan PBSI tidak akan sendirian memprotes BWF. Ia berencana mengajak Konfederasi Bulu Tangkis Asia (BAC) dan sejumlah federasi negara lain yang juga dirugikan oleh pembatalan Singapore Open.

"Kalau dari BAC setuju dan kita bisa mengajak negara-negara Asia yang merasa dirugikan mendukung dan mau mengajukan protes ke BWF, ini akan lebih bagus," jelas Mainaky. Menurutnya pasangan campuran Hafiz/Gloria memang sangat dirugikan dengan batalnya Singapore Open ini.

"Yang sangat dirugikan memang pasangan ganda campuran Hafiz/Gloria dari posisi kritis ranking 8 turun ke ranking 9," katanya. "Harusnya BWF lebih bijak dan netral dengan tidak memasukkan Kejuaraan Eropa masuk dalam kualifikasi Olimpiade."

BWF sendiri menggunakan pandemi COVID-19 sebagai alasan pembatalan Singapore Open. Padahal Singapore Open, bersama turnamen Malaysia Open dan India Open merupakan kejuaraan Asia yang sangat berpengaruh untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo. Namun hingga kini BWF belum memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts